KabarKalteng.com, Ahmad Ronny Hasiholan alias AR (44) ditangkap polisi atas dugaan pembunuhan istri sirinya di Depok, Jawa Barat. AR membunuh korban pada Oktober 2025 setelah cekcok masalah rumah tangga. Jasad korban baru ditemukan tinggal kerangka oleh anaknya pada Maret 2026 di rumah mereka.
Ahmad Ronny Hasiholan alias AR (44) berhasil ditangkap setelah jasad istri sirinya ditemukan tinggal tulang di rumah mereka. Polisi mengungkap pelaku membunuh korban pada Oktober 2025, hingga korban baru ditemukan oleh anaknya pada Maret 2026. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tinggal kerangka.
Dilansir detikNews, Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi menjelaskan, pelaku nekat membunuh korban setelah mereka cekcok masalah rumah tangga. Pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara mencekik menggunakan tali.
"Tersangka Ahmad Ronny Hasiholan membunuh korban karena pada bulan Oktober 2025 dengan korban bertengkar di rumahnya. Kemudian tersangka langsung memasukkan korban ke kamar dan menutup korban menggunakan karpet," jelas Resa, Selasa (10/3/2026).
Saat ini, pelaku yang ditangkap di Bekasi tengah menjalani pemeriksaan intensif. Kapolsek Cinere Depok, Kompol Chairul Saleh, mengatakan kasus ini ditangani Polda Metro Jaya. "Pelaku sudah kita amankan, namun kasus ditarik ke PMJ," jelasnya.
Jasad korban ditemukan oleh anaknya yang datang bersama pacar untuk bersih-bersih rumah. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk diautopsi.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, salah satunya Ketua RT setempat berinisial SS. Menurut SS, korban kerap bertengkar dengan suami sirinya. Keterangan itu diperkuat dengan hasil autopsi yang menunjukkan adanya dugaan kekerasan.
"Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS bahwa antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto pada Senin (9/3/2026).
Saat diperiksa, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa istrinya karena sakit hati setelah diusir dari rumah. Pelaku diketahui tidak memiliki pekerjaan. Budi menyimpulkan permasalahan rumah tangga korban dan pelaku terkait ekonomi.
"Tersangka yang diketahui tidak memiliki pekerjaan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban. Kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan," ungkap Budi.