PT BEK Gratiskan BPJS ...

PT BEK Gratiskan BPJS Kesehatan untuk 100 Warga Ring Satu Kubar

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com, PT Bharinto Ekatama (BEK) memulai program BPJS Kesehatan gratis bagi 100 warga di Kutai Barat (Kubar), Rabu (29/4/2026). Program ini menyasar tiga kampung di ring satu operasional perusahaan, yakni Besiq, Bermai, dan Muara Bunyut, menjadikan BEK sebagai perusahaan pertama di Kubar yang menjalankan inisiatif serupa.

HSEC Head PT BEK, Cipto Hadi Purnomo, menjelaskan program ini diprioritaskan untuk desa binaan perusahaan di Kalimantan Timur (Kaltim). Ketiga desa tersebut, yakni Besiq, Bermai, dan Muara Bunyut, termasuk dalam kawasan ring satu perusahaan. "Di Kalimantan Timur ada tiga desa binaan yang ring satu. Jadi memang kita masih menyasar di ring satu kami karena memang secara kewajiban itu yang prioritas utama," kata Cipto kepada detikKalimantan.

Pembagian kuota 100 peserta BPJS tidak dilakukan secara merata. Jumlah penerima disesuaikan dengan proporsi dan kebutuhan masing-masing kampung. PT BEK juga membuka peluang penambahan penerima manfaat di tahap berikutnya. "Nanti mudah-mudahan next bisa lebih dikembangkan lagi untuk penambahan jumlahnya," ujarnya.

Menurut Cipto, program BPJS gratis ini menjadi bagian dukungan perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya sektor kesehatan masyarakat. Sebagai perusahaan terbuka, PT BEK memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. "Perusahaan kami sebagai perusahaan yang go public itu menjadi hal yang penting juga buat kami," jelasnya.

Ia menambahkan, program perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan. PT BEK juga menjalankan delapan pilar community development yang mencakup pendidikan, beasiswa, hingga pembangunan infrastruktur.

Cipto menegaskan, perusahaan ingin terus memperkuat kontribusi bagi Kutai Barat. Meskipun program yang berjalan diakuinya belum sempurna, PT BEK tetap berkomitmen membantu masyarakat sekitar. "Yang paling utama kami berterima kasih diberi kesempatan berkontribusi di wilayah Kutai Barat. Walaupun belum sempurna, paling tidak kami berniat untuk berkontribusi," pungkasnya.

Sementara itu, Pemkab Kubar membuka peluang bagi lebih banyak perusahaan untuk ikut membiayai program BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat. Skema kolaborasi dengan perusahaan dinilai mampu membantu memperluas jaminan layanan kesehatan di daerah.

Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani, mengatakan peluang memperluas program tersebut masih terbuka. Namun, keterlibatan perusahaan akan disesuaikan dengan kondisi keuangan dan manajemen masing-masing. "Tidak menutup kemungkinan akan ada lagi perusahaan-perusahaan yang memang secara kondisi finansial dan manajemen baik itu akan kita advokasi," kata Nanang.

Ia menilai, keterlibatan perusahaan menjadi langkah penting untuk mempercepat cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kutai Barat. Terlebih, masih ada masyarakat yang belum memiliki perlindungan kesehatan saat menghadapi risiko sakit.

Pemerintah daerah pun mendorong agar kolaborasi serupa tidak hanya dilakukan perusahaan tambang. Sektor perkebunan juga diharapkan ikut ambil bagian dalam pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat. "Kalau dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain selain PT BEK sangat membantu sekali untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, manfaat program tersebut sudah dirasakan langsung warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kehadiran BPJS gratis dinilai memberi rasa aman bagi masyarakat saat membutuhkan pelayanan kesehatan. "Artinya kan nyata sudah manfaatnya untuk masyarakat. Masyarakat merasa yakin dan pede kalau dia sakit sudah ada jaminannya," tutup Nanang.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan