YouTuber Nekat Kunjung...

YouTuber Nekat Kunjungi Pulau Terlarang Bekas Uji Coba Senjata Biologis Rahasia

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com, seorang YouTuber bernama Ellie Whitby dari channel EllieMarieTV dilaporkan nekat mengunjungi Pulau Gruinard di Skotlandia pada tahun 2025. Pulau terpencil ini dikenal sebagai ‘Pulau Antraks’ karena pernah menjadi lokasi eksperimen senjata biologis rahasia Bacillus anthracis selama Perang Dunia II, menjadikannya berbahaya dan sempat dihapus dari peta.

Ellie Whitby bersama seorang temannya memulai perjalanan menuju permukiman terdekat dari Pulau Gruinard. Mereka berinteraksi dengan penduduk setempat untuk mengetahui pandangan mereka tentang pulau yang dianggap berbahaya tersebut. Ellie menanyakan upaya pemerintah menutup-nutupi rahasia di sana.

"Jadi, kami berada di kota setempat untuk melihat apakah ada yang bersedia mengantar saya ke Pulau Antraks, dan saya ingin tahu pendapat mereka," cerita Ellie. "Apa yang mereka pikirkan tentang upaya besar-besaran pemerintah menutup-nutupi rahasia yang terjadi satu mil dari pantai mereka?"

Seorang warga membenarkan adanya upaya pemerintah merahasiakan kejadian di pulau itu. Warga lain menduga, uji coba senjata biologis menyebabkan kematian hewan ternak. Ellie kemudian mendapatkan bantuan dari seorang pendayung kayak bernama Will untuk menyeberang ke Pulau Gruinard.

"Sudah waktunya jadi satu dari sedikit orang yang pernah menginjakkan kaki di pulau yang disembunyikan dari seluruh dunia ini dan melihat apakah konspirasi itu benar," kata Ellie antusias. Namun, setelah sampai di pulau, Ellie memutuskan untuk tidak berlama-lama dan segera mundur karena merasa tidak nyaman.

Menurut film dokumenter The Mystery of Anthrax Island, Perdana Menteri Inggris Winston Churchill pada tahun 1942 memerintahkan ilmuwan menyelidiki bakteri Bacillus anthracis sebagai senjata tandingan Nazi. Uji coba rahasia tersebut dilakukan di Pulau Gruinard yang luasnya 211 hektare. Penduduk sekitar awalnya tidak mengetahui eksperimen ini.

Kecurigaan muncul setelah banyak ternak mereka mati. Edward Spiers, profesor emeritus di Universitas Leeds, menjelaskan tujuan uji coba adalah menguji ketahanan antraks dari ledakan di lapangan dan keganasannya setelahnya. Sekitar delapan puluh domba diikat pada berbagai jarak searah angin dari titik ledakan.

"Ledakan dilakukan dengan kendali jarak jauh. Itu bukan ledakan menggelegar, melainkan embusan spora sangat kuat bergerak mengikuti angin dan menyebabkan infeksi serta kematian di mana pun ia lewat," ujar Spiers. Uji coba berlangsung hingga tahun 1943, dengan dampak yang dirasakan masyarakat cukup lama.

Domba-domba menunjukkan gejala dan mati dengan cepat, lalu bangkainya terpaksa dibakar. Pulau itu dilaporkan terkontaminasi antraks yang sangat resisten, menyebabkan akses ditutup bertahun-tahun. Saking berbahayanya, Pulau Gruinard bahkan pernah dihapus dari beberapa peta karena kekhawatiran teroris mengambil sampel bakteri mematikan.

Saat ini, situasi mulai membaik berkat upaya pembersihan oleh Pemerintah Inggris. Akses ke pulau dibuka kembali pada tahun 1990, setelah 48 tahun. Meski demikian, banyak warga Skotlandia masih memilih menghindari pulau tersebut.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan