Sintang – KabarKalteng.com, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), terpaksa menjebol dinding beton Intan Market. Tindakan ini dilakukan untuk memadamkan api yang membakar gedung empat lantai tersebut pada Minggu (25/1/2026) pukul 18.02 WIB, karena kepulan asap tebal menghalangi akses masuk dan pemadaman.
Sekretaris Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sintang, Yudius, mengatakan petugas kesulitan memadamkan api. Hal itu disebabkan tidak adanya celah untuk masuk ke bagian belakang bangunan.
"Kami kesulitan memadamkan api. Karena tidak ada celah untuk masuk. Bagian belakang bangunan ini tidak ada jalur untuk masuk," kata Yudius. "Setelah kami jebol dinding, baru bisa memadamkan api."
Menurut Yudius, laporan kebakaran diterima pukul 17.54 WIB. Petugas damkar yang sedang piket segera meluncur ke lokasi kejadian di Jalan Lintas Melawi.
"Setibanya di lokasi kita cek dari lokasi mana kita bisa lakukan pemadaman. Sulit kita masuk dari depan meski sudah pakai APD lengkap," jelasnya. "Bangunan isinya asap semua, karena celah untuk asap keluar tidak ada."
Upaya paksa dengan menjebol dinding akhirnya berhasil menjinakkan api. Petugas damkar menghabiskan waktu sekitar satu setengah jam untuk memadamkan api. Sebanyak delapan unit mobil damkar dikerahkan untuk menyemprot api di lantai dua gedung.
Yudius mengakui masyarakat sedikit kecewa dan menilai pemadaman lamban. Menurutnya, hal itu disebabkan minimnya celah bangunan untuk petugas masuk serta mengeluarkan asap.
"Mungkin banyak warga yang kecewa, kami juga kecewa tidak bisa cepat memadamkan api. Karena memang ada kendala. Bangunannya permanen. Jadi harus dipanjat dan jebol dulu baru bisa dipadamkan," terangnya.
Meski demikian, Yudius bersyukur api dapat dipadamkan dan tidak menyebar ke bangunan lainnya. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.
"Semua sudah padam. Kami langsung lakukan pendinginan," ujarnya.
Untuk kerugian dan penyebab kebakaran sedang diselidiki kepolisian. Namun, dugaan sementara kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Diketahui, sebelum kebakaran, listrik beberapa kali sempat padam.
Sebelumnya, sejumlah pengunjung sempat terjebak di lantai 3 Intan Market Sintang yang terbakar. Beruntung, semuanya dapat menyelamatkan diri dengan turun melewati tangga samping.
Gedung Intan Market sendiri terdiri dari empat lantai. Lantai paling bawah digunakan untuk supermarket, lantai dua dijadikan arena permainan anak, lantai tiga khusus biliar, dan lantai empat atau rooftop dijadikan kafe.