Jasad Korban Long Boat...

Jasad Korban Long Boat Tenggelam Ditemukan Memeluk Gelondong Kayu

Ukuran Teks:

Tarakan – KabarKalteng.com, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad Sudirman (48), salah satu korban hilang insiden long boat tenggelam di Perairan Tanah Merah, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Sudirman ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari ketiga, Senin (23/3/2026), memeluk batang pohon gelondongan di Pantai Nibung Indah, Pulau Bunyu. Long boat yang ditumpanginya karam dihantam badai pada Sabtu (21/3) dini hari.

Jasad Sudirman ditemukan di bibir Pantai Nibung Indah, Pulau Bunyu. Posisinya terlihat memeluk batang pohon gelondongan. Penemuan ini sempat menjadi tontonan warga yang sedang berlibur di sekitar pantai.

Tim SAR Gabungan yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jenazah Sudirman dari bawah gelondongan kayu. Kemudian jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan, Syahril, membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurut Syahril, tubuh Sudirman ditemukan pada sore hari, terseret arus cukup jauh dari titik awal perahu karam.

"Pada hari Senin pukul 15.55 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Sudirman dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 3°29’57.94"N 117°51’35.94"E di perairan Pantai Nibung Indah, Bunyu," ujar Syahril dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2026).

Syahril menjelaskan, lokasi penemuan jenazah berjarak sekitar 11,12 Nautical Miles (NM) dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP). Usai dievakuasi dari pinggir pantai, jenazah Sudirman yang merupakan warga Jembatan Besi ini langsung dibawa menuju Puskesmas Bunyu.

Diketahui, insiden nahas ini bermula pada Sabtu (21/3) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Sebuah long boat yang ditumpangi tiga orang karam dihantam badai saat melintas di Perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia. Satu penumpang bernama Mahmud (50) berhasil selamat dari kejadian tersebut.

Namun, pencarian Tim SAR belum selesai sepenuhnya. Satu korban lain, Olleng (49) warga Sebengkok, masih dinyatakan hilang dan kini dalam pencarian.

"Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian lanjutan dengan metode visual hingga pukul 18.00 WITA dengan hasil nihil," pungkas Syahril. Setelah debriefing, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Selasa, 24 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan