KabarKalteng.com, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir meluas di ibu kota hingga Jumat (23/1) dini hari. Sebanyak 154 Rukun Tetangga (RT) dan 20 ruas jalan di Jakarta dilaporkan masih tergenang banjir.
Berdasarkan keterangan BPBD DKI Jakarta pada Jumat (23/1) pukul 00.00 WIB, genangan banjir melanda lima wilayah kota administrasi. Pihaknya terus berkoordinasi untuk penanganan genangan tersebut.
Jakarta Barat menjadi wilayah terdampak paling banyak dengan 38 RT. Ketinggian air di Kelurahan Rawa Buaya mencapai 45-150 cm, disebabkan curah hujan tinggi. Sementara itu, Kelurahan Duri Kosambi dan Kedaung Kali Angke tergenang 50-80 cm akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.
Kelurahan Kapuk memiliki 5 RT tergenang 40-65 cm. Banjir juga merendam Kelurahan Kedoya Selatan (4 RT, 80 cm), Kedoya Utara (7 RT, 15-80 cm), Sukabumi Utara (1 RT, 30 cm), Kembangan Selatan (1 RT, 35 cm), Meruya Selatan (1 RT, 60 cm), dan Kota Bambu Selatan (1 RT, 50 cm). Luapan Kali Pesanggrahan turut menjadi penyebab genangan di beberapa titik.
Di Jakarta Pusat, tercatat 29 RT tergenang. Kelurahan Karet Tengsin menyumbang 27 RT dengan ketinggian 30-70 cm. Kelurahan Petamburan juga terdapat 2 RT tergenang 40 cm, seluruhnya akibat curah hujan tinggi.
Jakarta Selatan memiliki 55 RT yang terdampak banjir, dengan ketinggian air mencapai 90 cm di Kelurahan Cipulir. Kelurahan Petogogan paling banyak terdampak dengan 26 RT, ketinggian 50 cm akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut. Kelurahan Pondok Labu (1 RT, 20 cm), Cipete Utara (3 RT, 35 cm), Pondok Pinang (4 RT, 50 cm), Kuningan Barat (9 RT, 50 cm), Pela Mampang (9 RT, 40 cm), Duren Tiga (1 RT, 40 cm), dan Cilandak Timur (1 RT, 40 cm) juga tergenang.
Jakarta Timur mencatat 30 RT terendam. Kelurahan Cipinang Melayu menjadi wilayah paling parah dengan 19 RT tergenang 30-90 cm akibat luapan Kali PHB Sulaiman dan curah hujan tinggi. Kelurahan Kampung Melayu memiliki 4 RT tergenang 75-100 cm.
Kelurahan Bidara Cina terdapat 4 RT tergenang 40-60 cm akibat luapan Kali Ciliwung. Sementara itu, Kelurahan Rawa Terate (1 RT, 80 cm), Cipinang Muara (2 RT, 60 cm), dan Makasar (4 RT, 30 cm) juga terdampak. Jakarta Utara melaporkan 2 RT tergenang di Kelurahan Kapuk Muara, dengan ketinggian air sekitar 40 cm.
Selain permukiman, 20 ruas jalan di Jakarta juga tak luput dari genangan banjir. Ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm hingga 65 cm. Beberapa ruas jalan yang tergenang antara lain Jalan Percetakan Negara II (Johar Baru, Jakarta Pusat, 20 cm), Jalan Srengseng Raya (Jakarta Barat, 25 cm), dan Jalan Daan Mogot KM 13 (Cengkareng Timur, Jakarta Barat, 30 cm).
Di Jakarta Barat, Jalan Gotong Royong (40 cm), Jalan Kapuk Bongkaran (40 cm), dan Jalan Strategi Raya (65 cm) juga tergenang. Sementara itu, Jalan Pulo Raya IV (Petogogan, Jakarta Selatan, 50 cm) dan Jalan Bintaro Permai Raya (Bintaro, Jakarta Selatan, 30 cm) juga terdampak. Di Jakarta Timur, Jalan Taruna Pahlawan Revolusi (30 cm) dan Jalan Raya Cipinang Indah (40 cm) ikut terendam.
BPBD DKI menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penyedotan air. Genangan banjir ditargetkan dapat surut secepatnya.