KabarKalteng.com, Dumai – Polres Dumai bersama komunitas pelari ‘Green Policing Runners’ Dumai sukses menggelar program inovatif Kapolda Riau pada Minggu, 25 Januari 2026 pagi. Kegiatan yang memadukan aktivitas fisik dengan misi pelestarian alam ini ditandai dengan aksi nyata penanaman pohon di lokasi finis, Asrama Polres Dumai.
Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menjelaskan, Green Policing bukan sekadar ajang olahraga lari biasa. Ini merupakan strategi internalisasi nilai-nilai kepedulian lingkungan yang ditanamkan Polri kepada masyarakat.
"Melalui kolaborasi dengan komunitas pelari, kita ingin menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga ekosistem hijau, khususnya di Kota Dumai," kata Angga, Senin (26/1/2026). Dia menambahkan, "Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak utama pelestarian alam."
Puncak acara ditandai dengan aksi nyata penanaman pohon di Asrama Polres Dumai. Penanaman ini diproyeksikan sebagai langkah konkret mitigasi perubahan iklim dan upaya meningkatkan kualitas udara di kawasan perkotaan. Kapolres menyebut setiap bibit yang tertanam sebagai "jejak kebaikan" yang akan menjadi warisan ekologis bagi generasi mendatang.
Kemeriahan lari bersama ini menempuh rute dengan garis start di Mako Polres. Jalur yang dilalui meliputi Jalan HR Subrantas, Jalan Putri Tujuh, Pendopo Sri Bunga Tanjung, dan berakhir di Asrama Polres Dumai.
Setelah sesi pemanasan dan doa bersama, para peserta yang terdiri dari personel Polri, pengurus Bhayangkari, dan ratusan anggota komunitas lari dilepas langsung oleh Kapolres. Setibanya di garis finis, para peserta langsung melakukan penanaman pohon sebagai simbol implementasi program Green Policing.
Kegiatan yang berakhir kondusif pada pukul 09.00 WIB ini menjadi bukti nyata transformasi Polri yang semakin humanis. Dengan semangat Polri Presisi, Polres Dumai menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah harus berjalan selaras dengan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Melalui Green Policing Runners, Polres Dumai berharap budaya peduli lingkungan dapat menjadi gaya hidup baru di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dengan publik dalam menjaga bumi.