KabarKalteng.com, Personel Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Banten yang tergabung dalam Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Aceh melakukan pembersihan sekolah pascabanjir di Kabupaten Aceh Utara. Mereka juga menyalurkan bantuan 150 mushaf Al-Qur’an dan 100 mukena. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa hari terakhir dan dilaporkan pada Selasa (20/1/2026).
Personel Brimob Banten, dipimpin Kompol Zhia Ul Archam, fokus pada pemulihan fasilitas pendidikan. Mereka melaksanakan kerja bakti di Dayah Babussalam Baktiya, Aceh Utara. Tim gabungan bahu-membahu membersihkan sisa lumpur, sampah, serta mengevakuasi material sisa bencana.
Menurut Kompol Zhia Ul Archam, pembersihan material bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan layak. "Kami ingin siswa dapat segera kembali belajar dengan nyaman," ujarnya dalam keterangan Polda Banten.
Selain itu, Brimob Polda Banten juga menyalurkan bantuan alat ibadah di Yayasan Pendidikan Islam Dayah Darul Aman Langkahan. Dansatgas Kombes Budi Hidayat bersama Danyongas Kompol Zhia Ul Archam menyerahkan 150 mushaf Al-Qur’an dan 100 mukena. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pimpinan yayasan, Ustadz Teuku Hamidi.
Kombes Budi Hidayat menjelaskan, bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran keagamaan. "Serta meringankan beban masyarakat terdampak banjir dalam memenuhi kebutuhan peralatan ibadah," jelasnya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Banten Kombes Edi Suranta Sinulingga menegaskan kehadiran personelnya di Aceh adalah wujud nyata bakti Brimob kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kehadiran Polri dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
"Penugasan ini adalah misi kemanusiaan. Kami ingin memastikan kehadiran Brimob benar-benar dirasakan manfaatnya," kata Edi. Ia berpesan agar personel tetap menjaga kesehatan, mengedepankan sikap humanis, serta melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan.