KabarKalteng.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan total 34,2 kilogram narkoba jenis sabu, ekstasi, dan mephedrone atau party drug pada Selasa (17/3/2026). Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana narkotika periode Februari-Maret 2026 ini dilakukan di kompleks BNN, Jakarta Timur, termasuk dari sindikat Rusia.
Dari total 34,2 kg yang dimusnahkan, sebanyak 27,7 kg di antaranya merupakan narkoba jenis sabu. Sabu tersebut diungkap dari tujuh kasus berbeda.
"Dari tujuh kasus tersebut, total keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu yang disita seberat 27.921,86 gram atau 27,9 kilogram. Kemudian kita sisihkan untuk diperiksa lab seberat 192 gram, sehingga sisanya seberat 27.729,86 gram untuk dimusnahkan," ujar Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan.
BNN juga memusnahkan 1.829 gram atau 3.196 butir ekstasi. Barang haram ini disita dari penangkapan seorang pria berinisial AZ di Bekasi, Jawa Barat.

"Pada tanggal 9 Februari 2026, tim BNN berhasil mengamankan seorang pria berinisial AZ, yang kemudian kita amankan di kontrakannya di Kampung Cibatu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat," kata Roy.
Menurut Roy, total 4.080 butir ekstasi disita dari kasus tersebut. Ekstasi itu diketahui dikirim dari Luksemburg, Eropa Barat, melalui paket pos.
"Pelaku adalah penerima paket pos yang berisi kurang lebih 4.080 butir ekstasi yang dikirim dari Luksemburg," imbuhnya.
Selain itu, BNN turut menyita hasil produksi narkotika jenis mephedrone atau party drug dari sindikat Rusia di Bali. Sebanyak 7.247 mililiter cairan mephedrone dimusnahkan hari ini.
"Dari hasil penggeledahan di tempat produksi di wilayah Kabupaten Gianyar, petugas menyita barang bukti hasil produksi narkotika jenis mephedrone dalam bentuk cairan sebanyak 7.250 mililiter. Petugas kemudian melakukan penyisihan uji lab sebanyak 3 mililiter dan sisanya sebanyak 7.247 mililiter dimusnahkan," terang Roy.

Bahan produksi kimia berbentuk cairan sebanyak 198.129 mililiter juga dimusnahkan dari kasus sindikat Rusia tersebut. Sementara itu, 4.099,5 gram bahan produksi kimia berbentuk padatan turut dimusnahkan.
"Selain itu juga ada bahan kimia dalam bentuk cairan sebanyak 198.657 mililiter, disisihkan untuk uji lab sebanyak 528 mililiter, sehingga dimusnahkan 198.129 mililiter," jelas Roy.
"Bahan kimia dalam bentuk padatan, sebagaimana yang ada di depan teman-teman media, sebanyak 4.100 gram, disisihkan untuk uji lab sebanyak 0,5 dan kemudian nanti akan dimusnahkan 4.099,5 gram," tambahnya.