Kuasa Hukum Kantongi N...

Kuasa Hukum Kantongi Nama Diduga Terkait Kematian Santri Irfan Zaki

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com melaporkan, kuasa hukum keluarga santri Irfan Zaki Azizi (16) kini mengantongi sejumlah nama yang diduga terkait kematian korban. Dugaan kuat mengarah ke lingkungan pondok pesantren tempat Zaki menimba ilmu. Kematian Zaki sendiri masih menjadi misteri.

Muhammad Merza Berliandy, kuasa hukum keluarga dari Majelis Wilayah (MW) KAHMI Kalbar, menyebut adanya kejanggalan dalam kasus kematian santri tersebut. Menurut Merza, kejanggalan itu salah satunya datang dari perbedaan keterangan antara pihak pesantren dan kondisi korban saat di rumah sakit.

Pihak pesantren sebelumnya disebut menyampaikan bahwa korban masih dalam kondisi bisa berjalan saat dibawa ke rumah sakit. Namun, keterangan ini bertolak belakang dengan fakta yang dilihat langsung oleh keluarga.

"Menurut keterangan bibinya yang melihat langsung di rumah sakit, kondisi almarhum sudah sangat lemah, tidak bisa bergerak, bahkan untuk mengganti pakaian pun tidak mampu," ujar Merza dalam konferensi pers di kantornya di Pontianak, Sabtu (28/3/2026). Perbedaan keterangan ini dinilai menjadi indikasi adanya peristiwa yang tidak diungkap secara utuh sebelum korban mendapat penanganan medis.

Berdasarkan data dan informasi yang telah dikumpulkan, Merza mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah nama. Nama-nama ini diduga memiliki keterkaitan dengan kejadian tersebut.

"Kami sudah mengantongi beberapa nama. Tapi tentu kami belum bisa menyampaikan ke publik karena ini masih dalam proses penyelidikan," tegas Merza. Ia menambahkan, arah dugaan sementara mengarah pada orang-orang yang berada di lingkungan pesantren.

"Kami belum bisa menyimpulkan atau menuduh secara langsung, tapi dari data yang kami terima, arahnya sudah mulai jelas," ungkap Mimi, sapaan akrab Merza.

Sementara itu, laporan keluarga telah diproses oleh Polres Kubu Raya dan tengah dalam tahap penyelidikan. Pihak kuasa hukum memastikan akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas.

Merza menyebut kasus ini telah menjadi perhatian luas masyarakat. Keluarga berharap kematian Zaki tidak berakhir tanpa kejelasan dan seluruh pihak yang terlibat dapat diungkap secara transparan.

"Kami akan kawal sampai tuntas. Siapa pun yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Untuk diketahui, Irfan Zaki Azizi merupakan anak dari Ahmad Edi Santoso dan Nur Hasanah. Ia adalah abang dari dua adiknya. Zaki menempuh pendidikan di SMA Tahfizhul Qur’an Labbaik (Pesantren Labbaik Indonesia) di Jalan Parit Kerakah, Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Siswa kelas XI asal Kayong Utara ini meninggal dunia pada Jumat (13/3) pagi di RSU Santo Antonius Pontianak. Hingga kini, penyebab kematiannya masih misteri.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan