KabarKalteng.com, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menertibkan baliho dan reklame di 17 titik untuk meningkatkan estetika dan keindahan kota. Penertiban ini lebih diintensifkan pada 2026, menyusul sorotan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini dilansir kantor berita Antara, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, baliho dan reklame yang diturunkan tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga melanggar aturan. Gerakan penertiban papan iklan ini, ujarnya, sudah berlangsung sejak 2025 dan berlanjut pada 2026 untuk penegakan peraturan daerah.
Penertiban ini semakin diintensifkan setelah Presiden Prabowo Subianto menyoroti banyaknya baliho dan spanduk yang mengotori jalanan kota. Sorotan tersebut diungkapkan Prabowo pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, pada 2 Januari 2026.
Banjarmasin, kata Prabowo, menjadi salah satu kota yang disebut terkait masalah tersebut. Ahmad Muzaiyin menegaskan, penertiban akan terus dilakukan di beberapa titik yang belum ditertibkan. "Pak Wali Kota kembali memberi instruksi penertiban reklame tetap berjalan dan ada beberapa titik yang belum ditertibkan," kata Ahmad Muzaiyin.
Muzaiyin menuturkan, beberapa pemilik reklame juga berinisiatif menurunkan sendiri. Lokasinya antara lain di samping Hotel Grand Mentari, depan Cafe Nordu, dan dekat Bundaran Kayu Tangi. Sementara itu, reklame bando yang ditertibkan berada di Jalan Sutoyo S.
Dua reklame billboard juga diturunkan di median jalan depan Gedung Wanita dan di depan Masjid Hasanuddin Madjedi. Berdasarkan pengecekan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, reklame dan baliho yang ditertibkan dinilai telah melanggar aturan.
Muzaiyin menyatakan, fokus penertiban reklame dan baliho akan lebih diintensifkan pada 2026. Sebelumnya, pada 2025, fokus utama Satpol PP adalah penanganan sampah yang menjadi urgensi saat itu. "Kebanyakan berada di sepanjang Jalan Ahmad Yani yang merupakan jalan protokol," ungkapnya.