KPK Ungkap Sulitnya Bo...

KPK Ungkap Sulitnya Bongkar ‘Tim 8’ di OTT Bupati Pati Sudewo

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui sempat mengalami kesulitan saat menggelar operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pati Sudewo pada Senin (19/1). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan kesulitan itu lantaran harus mencocokkan ‘Tim 8’ yang membantu Sudewo dalam pemerasan pengisian jabatan perangkat desa, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2026) malam.

Menurut Asep, penyidik KPK awalnya kesulitan mengidentifikasi siapa saja yang tergabung dalam ‘Tim 8’. "Di lapangan itu kan kita nggak tahu nih. Ini siapa? Baru tahu. Ini orangnya Bupati, apa namanya? Oknum Bupati, ini ‘Tim 8’," jelas Asep. Proses pemeriksaan pun membutuhkan waktu berjam-jam.

Penyidik juga harus meminta keterangan dari sejumlah kepala desa dan perangkat desa lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan sosok-sosok yang terlibat dalam ‘Tim 8’. "Itu setelah pemeriksaan berjam-jam, keterangan dari sana-sini… baru ketahuan, ‘Oh si orang ini, si ini, si ini. Bagiannya si ini, si ini’," ungkap Asep.

Asep menambahkan bahwa kegiatan OTT ini melewati proses yang panjang, teliti, dan penuh kehati-hatian. Beberapa tersangka diketahui sempat berusaha mengelak saat diamankan. "Betul kesulitan menghubungkannya dan lain-lain. Belum mereka (para tersangka) enggak ngaku," katanya.

Bahkan, beberapa pihak yang sudah diamankan sempat menginformasikan kepada pihak lain yang akan ikut diamankan. Sebagian tersangka juga berupaya mereset telepon genggamnya. "Ada juga HP yang sudah direset dan lain-lain, itu dinamika di lapangan seperti itu," ujar Asep. Ia juga menyebut kemungkinan menghadapi konstituen atau pendukung kepala daerah.

Sebagai informasi, ‘Tim 8’ merupakan bagian dari tim sukses (timses) Sudewo saat Pilkada Bupati Pati. Tim ini dibentuk untuk memuluskan upaya pemerasan dalam pengisian perangkat desa. "Saudara SDW selaku Bupati Pati periode 2025-2030, bersama-sama dengan sejumlah anggota tim sukses (timses) … untuk meminta sejumlah uang kepada para Calon Perangkat Desa (Caperdes)," jelas Asep.

Berdasarkan keterangan Asep, rencana pengisian jabatan perangkat desa ini telah dibahas sejak November 2025 bersama timses. Selanjutnya, di setiap kecamatan ditunjuk Kepala Desa yang merupakan bagian dari Timses Sudewo sebagai Koordinator Kecamatan (Korcam) atau dikenal sebagai ‘Tim 8’.

Adapun anggota ‘Tim 8’ tersebut terdiri dari Sisman (Kades Karangrowo, Juwana), Sudiyono (Kades Angkatan Lor, Tambakromo), Abdul Suyono (Kades Karangrowo, Jakenan), Imam (Kades Gadu, Gunungwungkal), Yoyon (Kades Tambaksari, Pati Kota), Pramono (Kades Sumampir, Pati Kota), Agus (Kades Slungkep, Kayen), dan Sumarjiono (Kades Arumanis, Jaken).

OTT terhadap Sudewo sendiri dilakukan pada Senin (19/1). Dari kasus pemerasan ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah Sudewo (Bupati Pati periode 2025-2030), Abdul Suyono (Kades Karangrowo, Kecamatan Jakenan), Sumarjiono (Kades Arumanis, Kecamatan Jaken), dan Karjan (Kades Sukorukun, Kecamatan Jaken). Para tersangka dijerat Pasal 12 huruf e UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 20 huruf c KUHP.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan