KabarKalteng.com, Sebuah minibus mengalami kecelakaan dan terbakar di jalan raya wilayah selatan Zimbabwe pada Jumat (17/4/2026). Insiden tragis ini menewaskan sedikitnya 18 orang, menurut keterangan polisi setempat.
Dilansir AFP, insiden kebakaran minibus ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam beberapa bulan terakhir di negara tersebut. Diketahui, jalan-jalan yang penuh lubang akibat bertahun-tahun diabaikan merupakan penyebab utama kematian di negara Afrika itu.
Penyebab pasti kebakaran minibus tersebut belum dapat dipastikan. Juru bicara polisi, Paul Nyathi, menyatakan bahwa pihak berwenang masih terus mengumpulkan detail peristiwa.
Berdasarkan gambar yang beredar secara daring, minibus yang hangus terbakar itu terlihat di sepanjang jalan Bulawayo-Beitbridge. Jalan raya tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan Zimbabwe dengan Afrika Selatan.
Untuk transportasi sehari-hari, banyak warga Zimbabwe bergantung pada taksi minibus swasta yang dikenal lokal sebagai kombi. Namun, kendaraan ini sering dikritik karena kelebihan muatan dan praktik pengemudian yang buruk. Pelanggaran peraturan juga menyebabkan sejumlah kendaraan tidak layak jalan tetap mengangkut penumpang.
Sementara itu, awal bulan ini, seorang wanita dan lima anaknya tewas setelah kendaraan mereka bertabrakan dengan truk pengangkut barang. Insiden itu terjadi di jalan raya lain yang juga menghubungkan Zimbabwe dan Afrika Selatan.
Sebelumnya, pada tahun 2018, setidaknya 42 penumpang dilaporkan tewas setelah sebuah tabung gas diduga meledak di dalam bus.