KabarKalteng.com, enam warga di Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami sesak napas setelah permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol dilanda kebakaran hebat. Seluruh korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran untuk mendapatkan penanganan medis. Kebakaran dilaporkan sejak Senin (1/6) malam.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengonfirmasi adanya enam korban yang mengalami sesak napas akibat asap tebal. "Saat ini ada enam orang korban yang sesak napas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran," ujar Reynold, dilansir Antara, Selasa (2/6/2026).
Menurut Reynold, sebanyak 200 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka terdiri dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan tim Brimob.
"Saat ini kami dari kepolisian, TNI, maupun pemda setempat juga turun langsung ke lokasi, khususnya kami dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro, dan tim dari Brimob turun kurang lebih sebanyak 200 personel yang turun untuk membantu evakuasi terhadap korban," jelasnya.
Personel tersebut membantu penyelamatan warga, mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan, serta mendukung kelancaran proses pemadaman. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan penutupan sejumlah akses jalan menuju lokasi. Hal ini bertujuan agar mobil pemadam kebakaran dan ambulans dapat bergerak lebih cepat.
Petugas pemadam kebakaran (damkar) diketahui telah berhasil mencegah kobaran api menyambar ke objek lain. Wali Kota Jakpus, Arifin, menyatakan api sementara sudah dapat dikendalikan dan dalam tahap pendinginan.
"Sementara sudah dapat dikendalikan dan pendinginan," kata Arifin kepada detikcom, Senin (2/6).
Saat ini, 165 personel damkar masih berjibaku memadamkan api dan berupaya mencegah perambatan api. Kebakaran dilaporkan ke damkar pada pukul 20.55 WIB, Senin (1/6). Operasi pemadaman dimulai pukul 21.05 WIB.
Berdasarkan informasi, penyebab dan kronologi kebakaran ini belum diketahui. Data final mengenai jumlah korban akibat kebakaran ini juga belum tersedia.
(rfs/rfs)