Prabowo Teken Piagam D...

Prabowo Teken Piagam Dewan Perdamaian Bareng Trump di Davos, Pundak Ditepuk

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com, Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Piagam Dewan Perdamaian yang digagas mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Momen penandatanganan di annual meeting Davos, Swiss pada Kamis (22/1/2026) itu diwarnai interaksi hangat, termasuk saat Trump menepuk pundak Prabowo.

Penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian berlangsung di annual meeting di Davos, Swiss. Acara tersebut diawali dengan perkenalan anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian di Gaza, yang dipimpin oleh Donald Trump.

Dalam sambutannya, Trump menegaskan pembentukan Board of Peace melibatkan banyak negara. Organisasi ini juga terbuka untuk bekerja sama dengan organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). "Hari ini, dunia lebih kaya, lebih aman, dan jauh lebih damai dari pada satu tahun yang lalu," kata Trump.

Donald Trump juga menyapa setiap kepala negara dan kepala pemerintah yang hadir. "Sebagai presiden, saya mengakhiri 8 perang itu dalam 9 bulan. Termasuk Kamboja dan Tailan," ujar Trump.

Setelah sambutan, kepala negara dan pemerintah dipanggil untuk menandatangani Piagam Dewan Perdamaian. Prabowo Subianto maju bersama Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban. Trump menyalami Prabowo dan Viktor, dengan Prabowo berada di sisi kiri Trump dan Viktor di sisi kanan.

Saat Prabowo dan Viktor hendak duduk, Trump mengatakan keduanya adalah pria yang tangguh. Trump juga sempat menepuk pundak Prabowo. "Mereka berdua adalah pria yang tangguh," kata Trump.

Sementara itu, Prabowo menilai langkah Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian adalah peluang sejarah. Ini disebutnya sebagai kesempatan untuk perdamaian di Gaza, Palestina. "Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini bener-bener peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," ujar Prabowo kepada wartawan di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Menurut Prabowo, penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang dibanding sebelumnya. Bantuan kemanusiaan yang masuk ke wilayah konflik yang dibombardir Israel itu semakin banyak. "Yang jelas, penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang, sangat berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu besar, sudah masuk. Saya sangat berharap dan Indonesia siap ikut serta," imbuhnya.

Prabowo mengajak seluruh pihak untuk terus membantu rakyat Gaza. Dia juga menyerukan pembangunan perdamaian di wilayah tersebut. "Siapa yang ingin perdamaian di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, rakyat Palestina, ya," pungkasnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan