Sakit Hati Kenaikan Pa...

Sakit Hati Kenaikan Pangkat, PNS Bakar Ruang Kadishub Babel

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial AS alias Pengki (43) ditangkap polisi usai membakar ruang Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Bangka Belitung (Babel) di kompleks perkantoran Gubernur Babel Air Itam Pangkalpinang pada Rabu (29/4) malam. Aksi nekat ini dilatarbelakangi rasa sakit hati karena pengajuan kenaikan pangkatnya dari golongan 3B ke 3C tidak disetujui atasan.

Motif pembakaran diungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Babel Kompol Faisal Fatsey. Menurut Faisal, AS nekat membakar karena kesal dan kecewa.

"Tersangka AS melakukan pembakaran terhadap ruangan Kadishub Provinsi karena kesal dan kecewa atas pengajuan kenaikan golongan dari 3B ke 3C tidak disetujui oleh Kadishub (atasannya)," kata Faisal di Mapolda, Jumat (1/5/2026).

Awalnya, tersangka AS sempat membantah keterlibatannya. Namun, setelah polisi menunjukkan bukti rekaman CCTV, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.

"Tersangka ini sempat kaget dan tidak mau mengakui telah membakar kantor Dishub. Setelah kami tunjukkan CCTV, akhirnya ia mengakui semua perbuatannya," tegas Faisal.

Pembakaran ruang Kadishub terjadi pada Rabu (29/4) malam. Lokasi kejadian berada di kompleks perkantoran Gubernur Babel Air Itam Pangkalpinang. Akibat peristiwa tersebut, isi ruangan Kadishub ludes terbakar.

Berdasarkan keterangan Faisal, sebelum beraksi, Pengki sempat datang ke kantor pada Rabu sore untuk absensi pulang. Ia kemudian kembali sekitar pukul 18.00 WIB dengan membawa BBM Pertalite.

"Tersangka balik lagi ke kantor membawa besi dan pertalite yang sudah tersangka beli," jelas Faisal.

Setibanya di lokasi, tersangka mencongkel jendela ruang Kepala Dinas. Ia lalu menyiramkan Pertalite ke kusen kayu dan dinding ruangan.

"Selanjutnya, pelaku membakar koran yang digunakan untuk membungkus besi dan melemparkan ke dalam ruang Kepala Dinas," tambahnya.

AS juga sempat merekam dan mengunggah video kebakaran tersebut ke media sosial. Setelah itu, tersangka kabur ke tempat kerabatnya di Bangka Selatan, yang menjadi lokasi penangkapannya.

Tim Damkar gabungan segera mendatangi lokasi kejadian. Lima unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan setelah satu jam penanganan.

Penyelidikan polisi dimulai setelah Kadishub Babel, M Haris, membuat laporan di SPKT Polda Babel. Haris menduga kantornya sengaja dibakar oleh oknum stafnya sendiri.

"Yang jelas ada kebakaran dan ada indikasi diduga karena sebelumnya siang tadi saya mendapat ancaman di media sosial dari seorang oknum staf saya di Dishub, mau membunuh dan membakar kantor (Dishub)," kata Haris usai melapor, Rabu (29/4/2026).

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan