KabarKalteng.com, seorang pengemudi mobil berinisial AR (51) ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, pada Kamis (12/1/2026) siang. Korban diduga meninggal karena sakit setelah mobilnya terhenti di tengah jalan.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alex Tengbunan menyatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kematian AR. Dia menduga kuat korban meninggal karena sakit, bukan karena terjebak macet.
"Kejadian di jalan ya. Kalau penyebab meninggalnya karena terjebak macet, mungkin kita belum bisa pastikan seperti itu. Karena kan harus dipastikan dia meninggalnya kenapa, sakit atau karena hal lain," jelas Alex saat dihubungi wartawan, Kamis (12/1/2026).
Berdasarkan keterangan Alex, korban pertama kali ditemukan oleh warga pemilik bengkel sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, saksi melihat mobil AR terhenti di tengah jalan.
"Saksi ini menginfokan kepada anggota lantas bahwa mobil ada yang mogok nih, ada yang berhenti di tengah jalan," tutur Alex. Kanit Lantas bersama anggota segera datang dan mencoba mendorong mobil tersebut, namun mobil dalam kondisi direm tangan.
Polisi kemudian mencoba mengetuk kaca mobil, namun tidak ada respons dari pengemudi. Petugas lantas membuka pintu mobil dan menemukan AR dalam kondisi kepala tertunduk.
"Dibuka pintunya terus anggota ini melihat sopir ini, driver, kepalanya merunduk. Kepalanya merunduk dalam keadaan duduk, memakai kaos abu-abu dan celana jeans biru," ungkapnya.
Setelah dicek, denyut nadi korban sudah tidak berdetak, memastikan bahwa AR telah meninggal dunia. Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Barat langsung dihubungi untuk melakukan olah TKP.
Petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dalam pemeriksaan mobil, polisi menemukan sejumlah obat-obatan, termasuk inhaler asma.
"Ada ditemukan obat asma inhaler, ya inhaler, minyak angin dan obat tetes mata dalam tasnya. Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet," terang Alex.
Selanjutnya, jenazah AR dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk pemeriksaan lebih lanjut.