KabarKalteng.com, Longsor parah melanda kompleks perumahan Kodam Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (22/1/2026) setelah diguyur hujan deras. Akibatnya, empat rumah warga rusak dan akses jalan terputus, menimbulkan kekhawatiran adanya longsor susulan.
Longsor tersebut, dilansir Antara, telah menyebabkan akses jalan di kompleks perumahan Kodam Cikarang terputus. Selain itu, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Menurut Rahmat (50), warga kompleks Kodam, total ada empat rumah warga yang rusak. Rumahnya sendiri mengalami kerusakan paling parah akibat kejadian ini.
Dia mengungkapkan tanah di sekitar kediamannya mulai longsor sejak awal terjadi hujan pada sepekan lalu. Namun, saat itu kondisinya relatif tidak terlalu parah.
Saat ini, posisi tanah sudah semakin amblas hingga menimbulkan kekhawatiran warga setempat. "Puncaknya itu kemarin pas saya sedang tidur, tiba-tiba suami saya memanggil dan bilang, katanya tanahnya geser. Hari ini semakin parah lagi," kata Rahmat di lokasi, Kamis.
Teras rumah Rahmat mengalami kerusakan serius dengan retakan sepanjang empat meter serta kedalaman mencapai 40-60 sentimeter. Dirinya mengaku khawatir akan ada longsor susulan.
"Kerusakan cukup parah, jujur kami juga khawatir akan ada longsor susulan kalau terus-terusan turun hujan seperti hujan seharian ini," ucapnya.
Dirinya pun meminta pemerintah maupun otoritas terkait untuk segera melakukan penanganan darurat. Hal ini guna mencegah kondisi longsor semakin parah.
Longsor berpotensi mengakibatkan rumah-rumah warga roboh apabila tidak ditangani dengan baik.
Sementara itu, longsor juga terjadi di bantaran Kali Cikadu. Tepatnya di belakang pos keamanan perumahan Imanan Extension RT 001/003, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan.
Di perumahan yang berjarak hanya ratusan meter dari kompleks Kodam itu, musibah longsor mengakibatkan kerusakan signifikan. Kerusakan ini terjadi akibat tanah yang terus tergerus air.