KabarKalteng.com, Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berkelakar banyak kader Golkar bergabung dengan partainya. Kaesang bahkan meminta izin kepada Ketum Golkar Bahlil Lahadalia saat memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Bali di Badung pada Sabtu (24/1/2026).
Kaesang melontarkan kelakar tersebut ketika memanggil kader PSI Bali yang sebelumnya merupakan mantan kader Partai Golkar. "Izin Pak Ketum Bahlil, kader-kadernya merapat ke kami," ujar Kaesang, yang disambut tawa para hadirin di ruangan itu.
Rakorwil PSI Bali itu juga dirangkai dengan acara pelantikan pengurus DPW dan DPD PSI se-Bali. Pada kesempatan itu, Kaesang melantik Wayan Suyasa sebagai Ketua DPW PSI Bali untuk periode 2025-2030.
Diketahui, Suyasa bukan sosok baru di panggung perpolitikan lokal Bali. Ia sebelumnya menjabat sebagai mantan Ketua DPD II Golkar Badung dan pernah maju sebagai calon bupati Badung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Selain Suyasa, ada juga I Komang Suarsana yang kini menjabat Bendahara DPW PSI Bali. Suarsana juga merupakan salah satu mantan kader Partai Golkar di Bali.
Sementara itu, kepengurusan PSI Bali saat ini turut dihiasi wajah lama lainnya. Contohnya I Putu Alit Yandinata, mantan politikus PDIP yang kini diberi jabatan sebagai Ketua DPD PSI Badung.
Kaesang menargetkan para kader PSI untuk dapat menambah jumlah kursi DPRD di Bali pada Pemilu 2029. Ia bahkan berambisi agar PSI bisa membentuk satu fraksi tersendiri di DPRD Bali.
"Semuanya nggak ada yang tahu. Bisa jadi 2029 kita tiba-tiba jadi nomor satu di sini," kata anak bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu.