Komdigi Siapkan Teknol...

Komdigi Siapkan Teknologi Baru Cegah Anak Palsukan Usia di Medsos

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menyiapkan teknologi canggih untuk mencegah anak-anak memanipulasi usia di media sosial. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran paparan layanan digital yang tidak sesuai perkembangan usia anak.

Praktik manipulasi usia ini dinilai mengkhawatirkan karena membuka celah bagi anak di bawah umur untuk terpapar layanan digital. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengungkapkan pihaknya sedang mencari solusi teknis yang lebih konkret.

Menurut Nezar, sistem pendaftaran yang ada saat ini masih memiliki kelemahan mendasar karena hanya mengandalkan pengisian data usia secara manual. Pengguna cukup mengubah tahun kelahiran pada kolom yang tersedia, sehingga verifikasi menjadi tidak efektif dan mudah dimanipulasi.

"Kalau kita masuk ke platform tertentu ditanya usia berapa, kan kita bisa scroll tahun berapa atau tanggal lahirnya dan itu kan dengan mudah bisa dimanipulasi oleh siapa pun," ujar Nezar usai menghadiri acara media update di Kantor Indosat Ooredoo Hutchison, Jumat (6/2/2026).

Oleh karena itu, Komdigi sudah berkolaborasi dengan sejumlah platform untuk mendorong mereka memberikan solusi teknologi. Nezar menekankan bahwa sekadar memberikan imbauan mengenai batasan umur tanpa dukungan teknologi terbukti menghadapi banyak kendala di lapangan.

"Prinsipnya hanya imbauan dengan meminta batas umur dan itu tidak ada solusi teknologi, saya kira dalam praktiknya kita menghadapi banyak kendala," katanya.

Sebagai langkah maju, sejumlah platform digital mulai melakukan uji coba teknologi bernama age inferential. Teknologi ini bekerja menggunakan algoritma khusus untuk mempelajari pola aktivitas dan kebiasaan pengguna saat berselancar di dunia maya.

"Age inferential itu memakai satu algoritma tertentu untuk melihat kebiasaan satu user," tuturnya. Ia menambahkan, jika dia biasa mengakses konten anak-anak lalu tiba-tiba ada anomali dalam akses itu, dengan otomatis akan dibaca, disimpulkan, dan bisa diblok.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan