BNPB Tambah 6 Pesawat ...

BNPB Tambah 6 Pesawat Modifikasi Cuaca di Jabodetabek, Antisipasi Hujan Lebat

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah armada pesawat untuk operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jabodetabek menjadi enam unit. Pengerahan ini dilakukan guna mengantisipasi prediksi hujan lebat dari BMKG pekan ini dan pekan depan, seperti disampaikan Kepala BNPB Letjen Suharyanto pada Sabtu (26/1/2026).

Suharyanto menjelaskan, semula hanya dua pesawat yang digunakan untuk OMC, yakni satu dari BNPB dan satu dari Pemda DKI. "Karena prediksi BMKG Minggu ini dan minggu depan hujan cukup lebat, maka kami tambah perkuatan OMC-nya, semula hanya dua pesawat (…) menjadi 6 pesawat (empat BNPB, satu Pemda DKI dan satu Pemda Jabar dengan cakupan seluruh DKI dan daerah penyangganya," ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Plt Kapusdatin BNPB Muhari menyatakan Operasi Modifikasi Cuaca efektif dilakukan. Berdasarkan evaluasi, rata-rata keberhasilan OMC mencapai 48 persen selama periode 12-22 Januari 2026. "OMC itu tidak untuk menghilangkan hujan, tetapi mengurangi intensitasnya, yang harusnya hujan ekstrim jadi hujan lebat, yang harusnya hujan lebat jadi hujan sedang," jelasnya.

Muhari merinci, selama 10 hari pelaksanaan OMC, sebanyak 32.000 kilogram garam telah disemai. Rata-rata dalam sehari, diperlukan tiga kali sorti penerbangan yang masing-masing membawa 1-1,5 ton garam. "Secara teknis yang kita lakukan adalah ‘menghadang’ awan-awan comolonimbus yang bergerak dari arah barat ke timur melalui Banten-Jakarta," tambahnya.

Dia juga menekankan bahwa permasalahan banjir di Jakarta bukan hanya akibat hujan. "Kalau berbicara banjir di Jakarta itu bukan hanya masalah hujan, tetapi drainase primer, sekunder dan tersier di Jakarta memang sudah harus di revitalisasi," pungkas Muhari.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan