KabarKalteng.com, Warga di Sumenep, Jawa Timur, diminta tidak mendekati penemuan benda mirip torpedo di pesisir Aeng Lombi, Desa Torjek. Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto khawatir benda tersebut masih aktif dan berbahaya. Tim Gegana Polda Jatim kini diterjunkan untuk mendeteksi temuan itu.
Menurut Anang, warga setempat dilarang mendekat karena benda yang diduga proyektil tersebut dikhawatirkan masih aktif. Pernyataan itu disampaikannya dilansir Antara pada Rabu (22/4/2026).
Saat ini, benda mirip torpedo itu masih berada di lokasi penemuan. Aparat kepolisian dari Polsek Kangayan berjaga ketat di area tersebut.
Benda misterius itu berwarna kuning dengan diameter sekitar 30 sentimeter. Panjangnya diperkirakan mencapai 2 meter dan memiliki ujung berbentuk lancip.
Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Heri. Heri menemukan benda itu saat hendak mengecek perahunya di pinggir pantai.
Temuan benda mirip torpedo ini terjadi pada 20 April 2026. Lokasi penemuan tepatnya di pesisir Pantai Dusun Aenglombi, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep.
Polres Sumenep telah melaporkan temuan tersebut ke Polda Jatim. Pihak kepolisian juga telah mendatangkan tim Gegana dari Satuan Brimob Polda Jatim.
"Kami langsung melaporkan temuan itu ke Polda Jatim dan hari ini tim Gegana Polda Jatim diterjunkan ke Sumenep untuk mendeteksi temuan yang diduga proyektil atau rudal bawah air tersebut," kata Anang.