Denada Akhirnya Bertem...

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandungnya Ressa, Janji Tebus Kesalahan Masa Lalu

Ukuran Teks:

Balikpapan – KabarKalteng.com – Penyanyi Denada akhirnya bertemu langsung dengan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano, pada Jumat (20/3/2026) menjelang Idul Fitri. Pertemuan ini menandai titik terang setelah perselisihan panjang. Denada pun menyatakan niatnya untuk menebus kesalahan masa lalu.

Momen hangat pertemuan ibu dan anak ini dibagikan Denada melalui akun Instagram pribadinya, @denadaindonesia. Dalam unggahan tersebut, tampak senyum merekah di wajah keduanya. "Alhamdulillah ❤️ Allah Maha Besar. Terimakasih atas doa dan bantuan dari semua kerabat, dan keluarga," tulis Denada dalam keterangan foto.

Denada juga secara khusus mengucapkan rasa terima kasihnya kepada sejumlah pihak. Kabar bahagia ini langsung disambut hangat oleh rekan-rekan selebritas. Beberapa di antaranya seperti Irfan Hakim, Titi DJ, hingga Ina Thomas, yang membanjiri kolom komentar.

Diketahui, pertemuan manis ini mengakhiri polemik panjang antara Denada dan Ressa yang sempat ramai dibicarakan. Sebelumnya, Ressa Rizky Rossano (24) sempat melaporkan kasus ini ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Berdasarkan laporannya, Ressa merasa ditelantarkan dan tidak mendapatkan pengakuan sebagai anak. Ia juga turut menuntut sejumlah uang. Merespons laporan tersebut, Denada akhirnya muncul ke hadapan publik dan membenarkan bahwa Ressa memang anak kandungnya.

Melalui bincang-bincang di kanal YouTube Feni Rose, Denada mencurahkan perasaannya. Ibu yang kini aktif di dunia zumba itu mengaku tidak diam saja. Ia terus berusaha menghubungi Ressa sejak membuat video pengakuan pada 2 Februari lalu.

"Aku sebetulnya selama ini udah berusaha untuk hubungin Ressa, aku pengin ketemu sama dia. Karena aku berhutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia," kata Denada dalam Channel YouTube Feni Rose, dilihat detikcom, Jumat (20/3/2026).

Denada sangat menyadari bahwa Ressa tidak akan mudah untuk memaafkan masa lalu mereka. Ia sadar betul bahwa kesalahannya tidak bisa dibayar atau ditebus dengan apa pun. "Nggak bisa membayar kesalahan ku, tidak bisa menebus kesalahan ku. Tapi aku jalani itu sebagai itu adalah bagian dari kesalahan yang pernah aku bikin," akunya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan