KabarKalteng.com, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendesak kepolisian segera menetapkan tersangka kasus kematian bocah NS di Sukabumi. Bocah tersebut tewas pada Kamis (19/2) diduga setelah dianiaya ibu tirinya. Sahroni meminta polisi serius mengusut tuntas kasus yang dinilainya melukai hati rakyat ini.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendesak pihak kepolisian untuk lebih serius mengusut kasus ini. Ia meminta polisi segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan bocah di Sukabumi tersebut. Hal ini disampaikannya saat dihubungi pada Senin (23/2/2026).
Menurut Sahroni, kasus ini sangat melukai hati dan nurani seluruh rakyat Indonesia. "Saya sampai menangis saat menonton videonya," ujar Bendahara Umum Partai NasDem tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa kasus penganiayaan bocah di Sukabumi ini bukanlah kasus yang rumit. Sahroni meyakini ada banyak saksi dan bukti yang tersedia di tengah masyarakat. "Tinggal keseriusan polisi saja yang menentukan," tambahnya.
Berdasarkan informasi, korban NS meninggal dunia pada Kamis (19/2). Sebelum meninggal, korban sempat memberikan pengakuan di rumah sakit. NS mengaku dipaksa meminum air panas oleh ibu tirinya.
Sementara itu, kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Polres Sukabumi. Hingga saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terkait insiden tersebut.