Miris! Rutin Minum 2 B...

Miris! Rutin Minum 2 Boba Tiap Hari, Wanita Ini Nyaris Gagal Ginjal

Ukuran Teks:

KabarKalteng.com, Balikpapan – Seorang pekerja kantoran asal Taiwan bernama Xiao Han (26) nyaris mengalami gagal ginjal serius. Kondisi kesehatannya memburuk setelah ia rutin mengonsumsi dua gelas boba tea setiap hari, hingga harus dilarikan ke rumah sakit pada awal Januari 2026.

Dilansir detikHealth, Xiao Han awalnya dilarikan ke rumah sakit pada awal Januari 2026 setelah mengalami kesulitan bernapas. Pemeriksaan medis menunjukkan paru-parunya dipenuhi cairan dan kadar racun dalam darahnya telah mencapai tingkat membahayakan. Tim medis segera melakukan intubasi darurat serta dialisis atau cuci darah untuk menyelamatkan nyawanya.

Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap bahwa Xiao Han mengidap proteinuria dan glomerulonefritis kronis. Menurut ahli nefrologi dari Taipei, Hong Yongxiang, pemicu utamanya adalah pola makan yang buruk. "Konsumsi minuman manis setiap hari, dikombinasikan dengan pola tidur yang tidak teratur dan kebiasaan tidak sehat lainnya, menjadi titik kritis yang dengan cepat mendorong ginjalnya yang sudah rusak menuju gagal ginjal," jelas Hong, dikutip dari VNExpress.

Xiao Han sendiri mengaku telah merasakan tanda-tanda masalah kesehatan sejak berbulan-bulan sebelumnya, namun ia memilih mengabaikannya. "Ia memperhatikan pembengkakan wajah yang terus-menerus selama sekitar setengah tahun, tetapi menganggapnya disebabkan oleh begadang dan stres kerja," ungkap Hong.

Hong menjelaskan, minuman dengan kandungan sirup fruktosa tinggi sangat berbahaya bagi ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Fruktosa meningkatkan produksi asam urat saat metabolisme, yang dapat merusak tubulus ginjal dan menyebabkan peradangan kronis. Asupan gula berlebih juga meningkatkan risiko obesitas dan diabetes, sehingga budaya konsumsi boba tea yang masif merupakan ancaman kesehatan ginjal yang serius di masyarakat.

Hong menekankan bahwa tahap awal penyakit ginjal biasanya tidak bergejala, dan gejalanya baru akan muncul setelah 70 persen fungsi ginjal hilang. "Tidak seperti beberapa organ lainnya, ginjal tidak memiliki sistem cadangan, dan begitu ginjal gagal berfungsi, kualitas hidup dapat menurun tajam," tegasnya.

Selain gula, Hong membeberkan sejumlah kebiasaan lain yang dapat merusak ginjal namun sering dianggap sepele. Ini termasuk kurang tidur kronis, diet tinggi natrium (garam) dan fosfor dari makanan olahan, asupan protein berlebih, hingga penyalahgunaan obat penghilang rasa sakit dan suplemen tanpa pengawasan dokter.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan