KabarKalteng.com, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengajak Iran bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian dalam rapat perdana dewan tersebut di AS pada Jumat (20/2/2026). Trump tegas memperingatkan konsekuensi buruk akan menimpa Iran jika menolak tawaran kerja sama ini.
Trump menyatakan bahwa sudah saatnya bagi Iran untuk ikut serta dalam jalur yang bertujuan menyelesaikan masalah. "Sekaranglah saatnya bagi Iran untuk bergabung dengan kita di jalan yang akan menyelesaikan apa yang sedang kita lakukan," kata Trump, dilansir Al-Jazeera.
Menurut Trump, bergabungnya Iran akan menjadi hal yang sangat baik. Namun, ia juga menegaskan tidak masalah jika Iran menolak tawaran tersebut, meskipun konsekuensinya akan sangat berbeda.
"Jika mereka bergabung dengan kita, itu akan bagus, dan jika tidak, itu juga akan bagus, tetapi itu akan menjadi jalan yang sangat berbeda," ujar Trump.
Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa Iran tidak bisa terus-menerus mengancam stabilitas di seluruh kawasan. "Mereka tidak dapat terus mengancam stabilitas seluruh kawasan," imbuhnya.
Ia pun mendesak Iran untuk segera membuat kesepakatan. Trump memperingatkan bahwa hal-hal buruk akan terjadi pada Iran jika kesepakatan itu tidak tercapai. "Mereka harus membuat kesepakatan. Hal-hal buruk akan terjadi jika tidak," pungkasnya.