KabarKalteng.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan potensi hujan lebat hingga ekstrem masih berlanjut hari ini di Ibu Kota. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 112 unit pompa mobile untuk memitigasi banjir di titik-titik rawan genangan.
Menurut Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin, penempatan pompa mobile ini merupakan upaya mitigasi potensi cuaca ekstrem. Pompa-pompa tersebut disiagakan di 84 lokasi rawan genangan. Pernyataan itu disampaikan Ika kepada wartawan pada Jumat (23/1/2026).
Selain pengerahan pompa, Dinas SDA DKI juga terus mengoptimalkan drainase melalui pengerukan sejumlah sungai. Di Jakarta Pusat, pengerukan dilakukan di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Kali Ciliwung Segmen Pejambon 1, dan KBB Jembatan Merah. Sementara itu, di Jakarta Selatan, pengerukan menyasar Kali Ciliwung, Kali Krukut, Kali Grogol, dan Kali Baru Barat.
Di Jakarta Barat, pengerukan dilakukan di Cengkareng Drain, Kali Semongol, Kali Mookervart, serta Kali Pesanggrahan. Untuk wilayah Jakarta Utara, pekerjaan pengerukan meliputi Kali Angke, Kali Ancol, Kali Cakung Lama, Kali Bokor, dan Kali Mati. Adapun di Jakarta Timur, pengerukan dilakukan di Kali Ciliwung, Cakung Drain, Kali Cipinang, Kali Sunter, dan Kali Utan Kayu.
Ika menambahkan, pengerukan juga dilakukan di waduk, situ, atau embung, serta saluran mikro di seluruh Jakarta. Berdasarkan data, total pengerukan sepanjang tahun 2025 mencapai 919.173 M3. Sementara untuk tahun 2026, hingga 19 Januari, volume pengerukan telah mencapai 25.746 M3.
Diketahui sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap mewaspadai cuaca ekstrem. Melalui akun Instagram @bpbddkijakarta, pada Kamis (22/1), BPBD menginformasikan bahwa periode tanggal 22-23 Januari 2026 diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas SANGAT LEBAT – EKSTREM (AWAS).
Kemudian, pada Sabtu (24/1), di Jakarta diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, yang berstatus siaga. BPBD juga menyampaikan bahwa informasi banjir terkini dapat dipantau melalui situs resminya. Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, warga diimbau segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.