Balikpapan – KabarKalteng.com, Hantu Mariaban, atau siluman Mariaban, menjadi makhluk gaib yang dikenal dalam cerita masyarakat Kalimantan. Makhluk berbulu lebat ini dipercaya mendiami pedalaman hutan yang jauh dari sentuhan manusia. Mariaban sering dicari karena diyakini memiliki tuah gaib untuk jimat atau pegangan mistis.
Wujud Hantu Mariaban
Menurut catatan Arman (2018) dalam penelitian UIN Antasari, bentuk pasti hantu Mariaban sebenarnya tidak diketahui secara jelas. Namun, ciri khasnya adalah memiliki bulu yang sangat lebat serta taring.
Sementara itu, narasi dari Instagram Kesultanan Banjar mendeskripsikan fisik Mariaban lebih spesifik. Makhluk ini berbadan besar, berbulu, dan memiliki sepasang mata berwarna merah.
Mariaban digambarkan bukan hantu biasa, melainkan siluman yang sangat sadis, beringas, dan haus darah. Ia disebut sebagai predator yang gemar memangsa dan menghisap darah hewan atau manusia yang berani masuk wilayah teritorialnya.
Dimanfaatkan untuk Hal Gaib
Sebagian masyarakat meyakini hantu Mariaban memiliki tuah gaib. Namun, ada perbedaan kepercayaan mengenai bagian apa yang digunakan dan apa fungsinya.
Salah satu alasan keberadaan hantu Mariaban diburu adalah agar dapat memberikan kekebalan terhadap senjata atau benda tajam. Ada yang menyebut media yang dibutuhkan adalah bulu, tetapi ada juga yang menyebutkan minyaknya.
Beberapa orang percaya bulu Mariaban dapat digunakan untuk ilmu kebal dengan cara menelan bulu tersebut. Efek sampingnya, jika pengguna bulu ini sedang marah, ia disebut akan mengeluarkan taring layaknya hantu Mariaban.
Sumber lain menyebutkan bahwa sarana kekebalan didapat dari minyak Mariaban. Minyak ini biasanya dibeli dari dukun beraliran ilmu hitam. Penggunaannya diaplikasikan dengan cara disimpan sebagai pegangan atau diminum agar tubuh kebal dari senjata tajam.
Kebiasaan masyarakat yang menyimpan bulu Mariaban di dalam dompet ialah bertujuan untuk jaga-jaga atau perlindungan diri. Versi lain menyatakan bahwa bulu Mariaban dicari dan disimpan di dompet untuk tujuan pelet atau pemikat lawan jenis.
Cara Menguji Keaslian Bulu Mariaban
Karena bulu Mariaban sangat diburu, beredar bulu yang diperdagangkan dengan klaim sebagai bulu Mariaban. Mitosnya, ada cara untuk menguji keaslian bulu tersebut.
Yang pertama ialah menggunakan media piring dan air. Jika bulu diletakkan di atas piring berisi air dan bulu tersebut berputar seperti gasing, maka bulu itu diyakini asli.
Cara kedua ialah menggunakan media hewan, yaitu ayam. Jika bulu didekatkan pada seekor ayam dan ayam tersebut berteriak ketakutan, maka bulu tersebut adalah asli bekas Hantu Mariaban. Demikianlah ulasan mengenai mitos hantu Mariaban yang dipercaya sebagian masyarakat Kalimantan.