Prabowo Undang Pemimpin Dunia Hadiri Ocean Impact Summit di Bali
TERAS BERITA
KabarKalteng.com, Presiden Prabowo Subianto mengundang para pemimpin negara untuk menghadiri Ocean Impact Summit (OIS) di Bali. Undangan ini disampaikan saat Prabowo berpidato di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, pada Jumat (23/1/2026). Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT dampak kelautan tersebut pada Juni mendatang.
ISI BERITA
Ocean Impact Summit (OIS) adalah sebuah forum global tingkat tinggi yang akan berlangsung di Bali, Indonesia, pada 8-9 Juni 2026. Untuk pertama kalinya, forum itu diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia bekerja sama dengan WEF.
Menurut Prabowo, ia menantikan kehadiran para pemimpin negara di Indonesia. "Saya menantikan kehadiran Anda semua di Indonesia, karena pada bulan Juni di Bali kami akan menjadi tuan rumah Ocean Impact Summit bersama World Economic Forum," kata Prabowo.
Sebelumnya, Prabowo menghadiri sekaligus menjadi pembicara kunci dalam World Economic Forum (WEF) di Kota Davos, Swiss. Dia juga diketahui melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara.
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ekonomi ini mempertemukan ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, dan pemimpin dunia. Mereka berdialog membahas tantangan ekonomi masa kini dan proyeksi tantangan ekonomi ke depan. WEF, selaku penyelenggara, merupakan organisasi non-pemerintah dan think tank yang berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss.
Sementara itu, forum tahun ini dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan. Salah satu yang hadir adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pemimpin negara lainnya yang juga menyampaikan pidato khusus antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Argentina Javier Milei, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.